Langsung ke konten utama

Sahabat Karib itu Tak akan kekal

Sahabatku :)
Sahabat Karib itu Tak akan kekal

Aku hanya akan bercerita....namun ini adalah pengalaman nyata. yang sedang aku coba untuk menghilangkannya namun ini mungkin akan terjadi juga di dalam persahabatan anda....

Selama pindah ke kota ini saya sudah berteman beberapa bulan denganya dan hampir tak pernah ada sesuatu yang menganjal semuanya berjalan lancar....mulai dari merasakan suka dan duka bersama. apalagi kami berada di gedung kost yang sama.
Dan bukan hanya itu saja...Banyak cerita yang sudah kami rasakan...kami adalah sahabat yang terlihat akrab di depan semua orang. Aku ini memang sedikit keras di dalam kehidupan. Sedikit jutek dan terkadang terlalu memaksakan orang lain ikut duniaku.


Aku benci pada orang yang suka berubah - ubah, terutama di dalam hal mood yang kadang tak terkendali, sedikit over akting itu juga sifat yang paling aku benci. Namun ini bisa aku kendalikan. Dan satu sifatku yang aku akui memang ini sedikit sulit untuk aku hilangkan. Memendam Amarah dan kebencian yang kadang aku bawa dengan cara diam dan seakan akan tak ada suatu kejadian apa apa.

Ini merupakan sifat buruk yang bisa menghancurkan persahabatan.  Kala itu dia memang sudah tahu sifat ku ini. kami bekerja di kantor yang sama, dan SPV kami aku akui sangat baik dan loyal di dalam bekerja, kami masuk malam namun untuk hilangkan kesuntukan pagi haripun aku sering main di kantor. SPV kami tidak akan pulang ke rumah jika sudah petang hari, hal ini yang membuat kami merasakan kantor adalah milik sendiri.


Berry adalah teman yang baik, ya aku bilang baik, Namun Juga kadang menjengkelkan mungkin begitu juga yang ia rasakan jika punya teman sepertiku yang kadang bisa menyakitkan hatinya. Namun ini seperti roda kadang baikan, kadang gak ada agin kami bisa tiba tiba. Digin bahkan lebih dingin dari Lemari ES....hehehhe sedikit uangkapan yang lebay namun ini Ungakapan Emosional yang Muncul di dalam hatiku.


Dia kadang seenaknya saja pergi dari kantor dan memilih berpergian dengan temanya, ya aku akui itu memang penting namun ingatlah kepercayaan yang di berikan jika tidak di jaga lama lama akan hilang dari pandangan. Untuk 2 kali hal ini dia lakukan aku masih memakluminya. Namun ketika ketiga kalinya ia lakukan itu aku semakin kesal saja. Akhirnya aku memilih untuk bersikap dingin saja. Karena dia bukan orang yang bisa menerima keritikan secara langsung.

Namun aku masih bersikap biasa saja, dan akan berbicara seadanya saja karena bagiku ini adalah sesuatu teguran bersifat tak langsung, mungkin diapun bisa membaca. Namun aku biarkan saja hal ini berlalu dengan begitunya. Karena di dalam persahabatan yang karib sekalipun masih juga ada sesuatu yang tak bisa kita jelaskan. Namun aku malah angap ini bukan sesuatu yang aneh karena aku memang seperti ini. Asalkan aku tak merugikan,  Namun aku akui aku memang orang yang keras.


Dan dari kejadian ini aku tahu teman yang terbaik tidak  pernah ada di dunia ini Hanya Sang penciptalah yang paling setia. Seperti yang di ajarkan di dalam agamaku. Mungkin kepercayaan kalian juga pasti sama. tak ada yang abadi sama halnya dengan orang orang yang kalian percaya dan kalian sayangi suatu saat nanti pasti akan ada cekcok yang membuat sedikit peroses di dalamnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maratibal Amal (Tahapan-tahapan Amal)

Maratibal Amal (Tahapan-tahapan Amal) Salah satu materi halaqah yang berkesan bagi saya baik itu berkesan untuk logika saya maupun emosi saya adalah suatu materi dari Hasan Al-Banna yang berjudul Maratibal Amal (Tahapan-tahapan Amal). Ketika mendapat materi ini saya baru sadar sedang berada di titik mana dakwah kita dan hendak ke titik mana dakwah ini menuju. Tujuan membuat aktivitas yang kita lakukan lebih berenergi. Dapat dibayangkan jika kita memiliki tujuan yang bias, dapat dipastikan amalan-amalan kita tanpa arah. Bisa saja orang berkata tujuan kita mencari Ridha Allah bukan yang lain, tetapi harus diingat juga menentukan tujuan haruslah spesifik. Atau tujuan besar itu harus dipotong-dipotong menjadi tujuan-tujuan kecil, sehingga kita dapat memvisualisasikannya dengan jelas. Dan apa yang dilakukan oleh Hasan Al-Banna adalah bermaksud untuk melakukan hal tersebut. Beliau tidak bermaksud mengaburkan tujuan besar kita untuk mencari Ridha Allah, tetapi justru beliau memperjelasnya...

Kisah Empat Lilin

Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam. Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya. Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara: “Aku adalah Cinta.” “Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga. Tanpa terduga… Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyal...

Quantum Tarbiyah

Murobbi   adalah seorang guru atau pendidik. Ia mengajarkan Al Qur’an, hadits, dan kitab memberi suplai ilmu, memberikan wawasan baru sehingga murid-murid merasa tentram bersamanya. Serta seseorang   murobbi   berarti dia merupakan jejak pewaris Nabi, karena Nabi mengajarkan Islam dengan   tarbiyah . Jadi saatnya bersama menggelorakan jiwa mencetak kader serba bisa, mengubah potensi jadi prestasi, mengubah energi menjadi cahaya, mengubah ide menjadi karya, mengubah impian menjadi kenyataan. Imam Hasan al-Banna merumuskan sasaran dakwah yang beliau mulai dari warung kopi, bukan di mimbar masjid atau di kursi empuk parlemen. Dari Kondisi keterbatasan itulah optimism e dan gagasan besar dibangun . Dari orang biasalah dakwah bermula. Membangun   tarbiyah   sebagai aktivitas yang lebih menyenangkan dari pada aktivitas yang lain. Agar indah bagai di   jannah   penuh bunga nan merekah. Hadir dengan wajah sumringah. Sampaikan  nasihat denga...